annisa saputri
Blog Universitas Komputer Indonesia

Kampanye Public Relations pada PILKADA JABAR 2013

Kampanye Public Relations pada PILKADA JABAR 2013
Pesta demokrasi di Provinsi Jabar yakni Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013-2018 akan segera dimulai. Tim sukses dari tiap masing-masing calon kandidat pun berlomba-lomba untuk menyuarakan kampanye mereka kepada masyarakat. Oleh karena itu, tim sukses yang berperan penting didalamnya akan menentukan suksesnya para kandidat untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur.
Pengertian kampanye menurut Leslie B.Snyder (2002) adalah“Kampanye komunikasi merupakan aktivitas komunikasi yang terorganisasi, secara langsung ditujukan kepada khalayak tertentu pada periode waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan tertentu.”
 
Dalam dunia Public Relations terdapat jenid kampanye yang disebut dengan Kampanye Public Relations. Dimana pada era saat ini, kampanye politik dilakukan bisa menggunakan Public Relations. Kampanye public relations yakni bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan khalayak sasaran (target audience) untuk merebut perhatian serta menumbuhkan persepsi atau opini yang positif terhadap suatu kegiatan dari suatu lembaga atau organisasi agar tercipta suatu kepercayaan dan citra yang baik dari masyarakat melalui penyiapan pesan secara intensif dengan proses komunikasi dan jangka tertentu yang berkelanjutan.
 
Metode kampanye PR dilakukan secara berencana, sistematis, memotivasi, psikologis dan dilakukan berulang-ulang secara kontinyu. Sebaliknya, jika kampanye tersebut secara insidentil atau hanya dilakukan sekali, tertentu dan terbatas, maka hal ini jelas tidak bermamfaat atau kurang berhasil untuk menggolkan suatu tema, materi, dan tujuan kampanye. Dalam kampanye tidak terlepas dari komunikasi yang bersifat membujuk (persuasive) dan mendidik (edukatif), yaitu berupaya untuk mengubah prilaku, sikap bertindak, tanggapan, persepsi, hingga membentuk opini publik yang positif dan mendukung atau yang menguntungkan segi citra dan sebagainya. Dalam berkomunikasi atau menyampaikan pesan (massage), misalnya melalui teknik periklanan (Advertising) sebagai alatnya (tool of PR campaign) dan rencana pemasangan iklan promosi, baik di media cetak maupun media elektronik akan menjamin untuk “ Penyampaian pesan-pesan iklan” sebagai sarana komunikasi yang efektif.
 
Untuk menghasilkan suatu persuasi dalam berkampanye melalui berbagai teknik agar dalam penyampaian pesan kepada audiensnya cukup efektif, antara lain beberapa teknik kampanye yang lazim dipergunakan dalam kegiatan PR atau periklanan, yaitu sebagai berikut :
A.Partisipasi
Partisipasi,yaitu teknik yang mengikutsertakan (partisipasi) atau peran serta komunikasi atau audiensi yang memancing minat atau perhatian yang sama ke dalam suatu bagian kampanye dengan tujuan untuk menumbuhkan saling pengertian, menghargai, kerja sama dan toleransi.
B.Asosiasi
Asosiasi,menyajikan isi kampanye yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau objek yang tengah ramai atau yang sedang dibicarakan agar dapat memancing perhatian masyarakat
C.Teknik Integratif
Teknik ini adalah bagaimana untuk menyatukan diri (komunikator) kepada khalayaknya secara komunikatif dengan mengucapkan kata-kata : “ Kita, kami, anda sekalian atau untuk anda,dan sebagainya, yang artinya mengandung makna bahwa yang disampaikan pihak komunikator bukan kepentingan dirinya atau perusahaannya, atau bukan untuk mengambil keuntungan sepihak, tetapi mengambil mamfaat secara bersama, demi untuk kepentingan bersama”.
D. Memperoleh empati
Suatu teknik berkampanye dalam  menempatkan diri dalam posisi komunikan, ikut merasakan dan”peduli”situasi atau kondisi pihak komunikan. (riauans1988.com)
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 03 Desember 12 - 04:53 WIB
Dalam Kategori : ICT, PR, PILKADA
Dibaca sebanyak : 1481 Kali
Rating : 1 Bagus, 0 Jelek
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback